Sempat Kabur Saat Hendak Diisolasi, Warga Indramayu Ini Dinyatakan Positif Covid-19 -->

Advertisement

Sempat Kabur Saat Hendak Diisolasi, Warga Indramayu Ini Dinyatakan Positif Covid-19

Berita Indramayu
Monday


Selain mengkonfirmasi adanya pasien Covid-19 yang sembuh, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu juga mengkonfirmasi ada lagi satu warganya yang positif Covid-19.

Pasien tersebut merupakan laki-laku berisinial K berusia 75 Tahun warga Kecamatan Karangampel.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, terkonfirmasinya pasien tersebut positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test.

"Pasien atas nama tuan K (75) warga Kecamatan Karangampel pada tanggal 18 April 2020 sebelumnya dirawat di RS Sentra Medika Lohbener dengan hasil rapid test positif," ujar dia, Senin (20/4/2020).

Deden Bonni Koswara menjelaskan, saat ini pasien sudah dibawa ke RSUD Indramayu untuk dirawat intensif di ruang isolasi.

Pasien masuk ruang isolasi RSUD Indramayu pada hari ini pukul 13.10 WIB siang tadi.

Sesuai protap, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu akan kembali melakukan rapid test ulang terhadap pasien.

Selain itu pihaknya juga akan melakukan tes swab tenggorokan dengan metode PCR (polymerase chain reaction) untuk memastikan status pasien.

"Ini untuk mengkonfirmasi apakah dia positif atau negatif dan akan kami kirimkan langsung ke Labkesda Provinsi Jawa Barat," ucap dia.

Sempat Kabur Saat Hendak Diisolasi

Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 terbaru di Kabupaten Indramayu berdasarkan hasil rapid test sempat kabur melarikan diri saat hendak diisolasi.

Pasien itu merupakan laki-laki berinisial K (75) warga Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu.

Kaburnya pasien disampaikan langsung Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Senin (20/4/2020).

Deden Bonni Koswara menceritakan, pasien tersebut sebelumnya di rawat di RS Sentra Medika Lohbener pada tanggal 18 April 2020 dan saat dilakukan rapid test hasilnya Positif Covid-19.

"Kemudian keluarganya juga kita undang untuk diisolasi di RSUD Indramayu, tapi keluarga menolak," ujar dia

Karena menolak, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu akhirnya melakukan pendekatan terhadap pasien dan keluarganya.

Pihak pasien pun akhirnya mau diisolasi dengan catatan pergi ke RSUD Indramayu dengan menggunakan mobil pribadi dan bukan menggunakan ambulance.

Disampaikan Deden Bonni Koswara, pihaknya menyetujui permintaan tersebut. Namun, nahas pasien justru kabur.

"Kita lacak dan akhirnya alhamdulillah ketemu barusan," ujarnya.

"Pada hari ini tadi pukul 13.10 WIB sudah masuk ke ruang isolasi RSUD Indramayu," lanjut Deden Bonni Koswara. (TN) 

ARTIKEL PILIHAN SEDULUR :

close